Home Muslimah Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru

Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru

by Umi Ririn
Nasehat Pernikahan Untuk Pengantin Baru

Hai Jomblo Bujanghidins apa khabarmu? Kapan nge-halalin si Doi? Dia tuh gak butuh janji, butuhnya elu datang ngelamar tak pakai nanti. Jangan kelamaan menggantung harapan, keburu dia balikan sama mantan. Baca nih kesan pesan pengantin baru  (Mr. JWS 💕 Mrs. NT) yang sebulanan lalu diwisuda penghulu. Oiya sebelum mutusin ngelamar dan nikahin si doi, biar makin mantep baca juga nih artikel ane Menikah antara Bersegera dengan Tergesa-gesa.

Indah dan Manisnya Pernikahan

“Alhamdulillah Masya Allah, kenapa gak dari dulu menikah ya 🤭. Kata mas Suami juga nyesel nikah, kok gak dari dulu-dulu 🤣. Alhamdulillah saya dienakin jadi istri 😍. Memang bener ya kalau kita cari suami dari agamanya, pasti kita sangat beruntung 💕

“Alhamdulillah kita sampai ke pelaminan. Semoga do’a baik dan pahala terus mengalir ke panjenengan semua. Semoga pernikahan saya selalu samara, jodoh untill jannahNya. Aamiin. Yang awalnya sendirian jadi ada temennya 😍. Tapi saya terus kepikiran kalau semua ini hanya titipan Allah. Semua akan diambil kalau sudah masanya. Maka dari itu, saya mencoba untuk menjadi istri terbaik untuk suami, menjadi anak yang berbakti untuk kedua orang tua dan menganggap mertua sebagai orang tua saya juga.”

“Awalnya saya juga takut dan ragu mendekati hari H pernikahan. Terbesit pikiran yang aneh, takut nanti harus selalu melayani suami, gak mau kalau pagi-pagi harus bangun masak, nanti pekerjaan rumah tangga semakin menumpuk. Tapi saya mantapkan lagi hati, toh saya juga sudah Istikharah sebelumnya. In Syaa Allah ini memang yang terbaik yang Allah pilihkan untuk saya.”

Nasehat Pernikahan Untuk Pengantin Baru Nikah

Nasehat Pernikahan Untuk Pengantin Baru Nikah

“Alhamdulillah setelah menikah 1 bulan ini saya yang ada seneng terus ❤️ ehehee….. Pekerjaan rumah tangga dikerjakan berdua, malahan dia yang sering nyuci baju 🤭. Dia yang masak, saya yang jadi assistennya. Pagi-pagi kita olahraga bareng ❤️. Selain itu pastinya ibadah jadi tambah semangat, karena ada partnernya. Pokoknya saling support, saling mengerti, saling mengingatkan, tidak pernah mengungkit masa lalu. Semangat untuk mengarungi bahtera rumah tangga ke depannya. Semoga kebahagiaan ini terus berlanjut sampai ajal menjemput. Tidak hanya di awal pernikahan saja. Aamiin Yaa Rabb 🤲🏻”

“Oh iya, menikah tidak asal menikah. Tentunya harus dibekali dengan ilmu. Karena menikah adalah ibadah terpanjang seumur hidup. Saya juga kadang merasa agak kurang srek dengan sifatnya, rutinitasnya. kurang sreknya itu kok gini ya? Beda waktu saya masih jomblo. Kebiasaan di keluarga dia dan keluarga saya itu berbeda. So pasti, kami tumbuh di lingkungan dan latar belakang yg berbeda. Maka dari itu, kami terlebih saya mencoba untuk legowo dan selalu bersyukur. Belajar setiap harinya. Kita selalu sharing tentang kehidupan masing”. Belajar agar menjadi keluarga yang lebih baik dan selalu samara. Aamiin Yaa Mujibassa’ilin 🤲🏻”

Nasehat Pernikahan Untuk Pengantin Baru

Wahai para pengantin baru, perhatikan nasehat ini. Sebentar lagi kalian akan menghadapi saat yang paling bermakna dalam hidup. Saat dimana kalian akan mengikat janji untuk melaksanakan sunnah Nabi SAW. Menempuh rumah tangga atas niat karena Ilahi semata, untuk melengkapi setengah agama. Renungkan dan camkan dalam hati. Menikah adalah ibadah, sebagaimana sholat adalah ibadah, puasa adalah ibadah. Ingatlah Firman Allah dalam Surat Adzariat ayat 56: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”.

Dengan memahami ayat ini, ketika suami berangkat kerja untuk mencari nafkah, itu adalah ibadah. Kerjakanlah ibadah ini (nikah) sebagaimana mengerjakan sholat, zakat, puasa dan sebagainya. Kerjakan dengan penuh keikhlasan kepada Ilahi. Semata-mata demi ridlo-Nya. Bukan demi yang lain. Jika niat semata-mata karena Lillah, seberat apapun permasalahan yang datang, kita punya pegangan tali yang kuat. Kembalikan semua kepada-Nya, niscaya Dia akan datang dengan pertolongan-Nya.

Pesan Rasulullah SAW untuk Pengantin Baru

Setelah melangsungkan akad nikah. Hari-hari kalian insyaAllah adalah hari-hari yang sangat indah dan manis. Bulan madu. Tapi ingatlah, Keindahan itu akan diikuti dengan semakin terlihatnya kelemahan diantara kalian berdua. Bagi sebagian pengantin baru, kelemahan demi kelemahan ini bisa menjadi masalah yang besar. Tetapi yang beruntung adalah pasangan yang menghadapi setiap permasalahan dan kelemahan pasangannya dengan senantiasa menyadari komitmen dan niatnya.

Nasehat Pernikahan Untuk Pengantin Baru Menikah

Nasehat Pernikahan Untuk Pengantin Baru Menikah

Niat pernikahan yang semata-mata untuk mencari ridho Allah SWT, bukan hanya sekedar kebutuhan biologis, tidak sekedar kebutuhan psikologis, bukan pula hanya sekedar kebutuhan ekonomis. Walaupun Kebutuhan-kebutuhan itu semua akan terpenuhi dengan sendirinya melalui sebuah pernikahan yang dibangun berdasarkan ajaran Islam yang kalian perjuangkan.

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita sebuah do’a, fa-insyaAllah membuat generasi yang akan lahir terlindungi dari godaan syaiton dan memberatkan bumi dengan amal-amal kebaikannya. Sebagaimana hadits Muslim: “Allohumma janibna syaithon Wa janibi syaiton ma rozaqtanaa”. Artinya “Ya Allah jauhkanlah kami dari godaan setan, dan jauhkanlah dari setan apa yang Engkau rizqikan kepada kami (anak)”

Pesan Terakhir dan Terpenting

Selamat berlabuh dengan bahtera rumah tangga yang kokoh dalam perjuangan untuk menegakkan kalimat Allah dan kebenaran di muka bumi. Bila di depan ada karang yang menghalang, hadapilah dengan tenang dan kembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya. Apabila ombak badai menerjang, salinglah bepegangan tangan yang kuat dan erat. Satukan arah biduk pernikahan kalian agar tak sesat haluan. Semoga kelak kalian bersama dan berbahagia dalam naungan Ridlo dan surgaNya.

“Yaa Allah, satukanlah hati mereka berdua sebagaimana kesatuan antara hati Muhammad Rasulullah SAW dengan Bunda Aisyah. Jadikanlah kesatuan hatinya sebagai bekal untuk menggapai ridhomu di jalan kebenaran dan dakwah untuknya. Jadikanlah kesatuan hatinya sebagai bekal untuk mengarungi kehidupannya hingga hembusan nafasnya yang terakhir. Hembusan nafas khusnul khotimah. Amiiin.  *Umi Ririn

0 comment

You may also like

Leave a Comment